قال تعالى

Minggu, 28 Desember 2008

Serangan Brutal Israel ke Gaza, Ratusan Warga Palestina Syahid dan Luka-Luka

Sabtu, 27/12/2008 21:39 WIB Cetak | Kirim | RSS

Menjelang tahun baru Islam, umat Islam berduka. Rezim Zionis Israel hari ini, Sabtu (27/12) melakukan serangan besar-besaran ke Jalur Gaza. Rezim penjajah itu mengerahkan pesawat-pesawat tempur jenis F-16 dan helikopter-helikopter Apache-nya dan membantai warga Gaza yang sudah tak berdaya setelah selama setahun lebih diblokade oleh Israel.

Laporan Press TV menyebutkan, akibat serangan brutal itu, dalam waktu singkat 180 warga Palestina di Gaza gugur syahid dan 800 orang lainnya luka-luka. Cuplikan tayangan televisi memperlihatkan jenazah para korban yang terdiri dari anak-anak, laki-laki dan perempuan bergelimpangan di jalan-jalan Gaza. Radio Hamas melaporkan, diantara korban yang gugur adalah kepala polisi Gaza, Tawfiq Jabber.

Pesawat-pesawat tempur dan helikopter Israel sedikitnya melakukan serangan sebanyak 30 kali secara simultan dengan target sekitar 30 tempat di kota Gaza, yang diklaim Israel sebagai basis Hamas. Selain serangan udara, tank-tank Israel juga mendekati wilayah Jalur Gaza.

Tak peduli rakyat Palestina menjadi korban, otoritas Zionis Israel menyatakan akan terus melakukan serangan Gaza. Juru bicara militer Israel Avi Benayahu mengatakan bahwa serangan hari ini baru awal dari operasi militer ke Gaza, yang merupakan keputusan dari para menteri pertahanan dan keamanan Israel.

"Serangan akan dilakukan beberapa waktu. Kami tidak menentukan sampai kapan serangan ini akan dilancarkan dan kami bertindak berdasarkan situasi di lapangan," kata Avi.

Serangan Zionis Israel sempat membuat panik warga Gaza yang menolak menarik dukungan mereka terhadap Hamas. Sebelumnya, Perdana Menteri Israel Ehud Olmert meminta agar warga Gaza untuk menghentikan tembakan-tembakan mortir Hamas ke wilayah Israel.

Juru Bicara Hamas Fawzi Barhoum mengatakan, Israel melakukan serangan ke Jalur Gaza setelah mendapat restu dari negara-negara sekutunya. Seminggu yang lalu, Israel memang menyatakan akan meminta dukungan internasional agar bisa menyerang Gaza. Israel juga menegaskan akan melakukan berbagai upaya untuk menumbangkan Hamas di Jalur Gaza. Tapi kenyataannya, serangan Israel menyebabkan banyak warga Gaza tak berdosa yang menjadi korban.

Barhoum menyebut serangan itu sebagai pembantaian bukan hanya terhadap anggota Hamas tapi juga terhadap rakyat Palestina. Ia menyesalkan sikap negara-negara Arab yang selama ini buta dan tuli atas penindasan Israel terhadap warga Gaza.

"Serangan ini terjadi karena negara-negara Arab bersikap diam dan karena Israel mendapat lampu hijau dari AS dan Eropa," tukas Barhoum.

Ia menegaskan bahwa Hamas akan membalas serangan Israel ini. "Serangan ini tidak akan melemahkan atau menumbangkan pemerintahan Hamas di Gaza. Semua opsi terbuka untuk merespon serangan ini," tandas Barhoum.

Hal serupa ditegaskan salah satu pemimpin Hamas, Mousa Abu Marzouz. Ia mengatakan, Israel mengarahkan serangannya ke pos-pos polisi dan kantor-kantor di Gaza. Ia menyerukan dunia internasional untuk mengecam serangan Israel.

"Tak seorang pun di dunia ini yang bisa membenarkan agresi Israel ke Gaza. Pasukan Hamas akan membalasnya, pasukan Hamas akan membela rakyat Palestina," tukas Marzouz.

Sementara itu, Presiden Palestina Mahmoud Abbas di Tepi Barat menyatakan mengutuk agresi Israel ke Jalur Gaza. (ln/berbagai sumber). (diambil dari eramuslim.com)

Ya Alloh tolonglah saudara-saudara kami Mujahiddin di Palestina...!

TOR Pekan Muharam

  1. Latar Belakang

Tahun Baru Islam merupakan momentum penting untuk melakukan perubahan karena—sebagaimana yang kita ketahui—penetapan tahun Islam didasarkan kepada Hijrah RasululLahu saw, dan Hijrah RasululLah beserta para sahabat itu erat kaitannya dengan perubahan, perubahan menuju ke arah yang lebih baik. Momentum ini sangat tepat bagi kita—sebagai Partai Dakwah—beserta masyarakat untuk melakukan perbaikan dan perubahan.

Perbaikan dan peningkatan kualitas ruhiyah, fikriyah, amaliyah, dan ukhuwah kader dakwah menjadi yang harus didahulukan agar dapat mengajak masyarakat, dan membentuk masyarakat yang ingin berubah serta optimis untuk menuju Indonesia yang lebih baik.

Datangnya Tahun Baru Islam 1430H perlu diisi dengan berbagai kegiatan yang akan memantik proses perubahan dan kemenangan yang kita inginkan

  1. Nama Program

Pekan Muharram

  1. Tujuan

    1. Menumbuhkan semangat juang kader dan masyarakat untuk berubah menuju kehidupan yang lebih baik.

    2. Menyadarkan kader akan kesempatan berkontribusi social untuk meraih kemenangan.

    3. Melakukan konsolidasi antar kader dan masyarakat.

  2. Sasaran

    1. Terkuatkannya ruhiyah kader dan masyarakat.

    2. Terakomodasikannya harapan masyarakat akan kehidupan yang lebih baik.

    3. Tersampaikannya informasi tentang perubahan dan langkah konkret mencapainya.

    4. Terbentuknya opini positif terhadap tahun baru islam dan kinerja kader.

    5. Terjalinnya interaksi saling menguntungkan antar kader dan masyarakat.


  1. Tema Program

Hijrah Menuju Kepedulian untuk Mewujudkan Kesejahteraan Umat

  1. Kegiatan

    1. Muhasabah Dengan Keluarga Besar

    2. Mabit dgn Masyarakat dan atau Mabit Kader

    3. Tabligh Akbar

    4. Kerjasama dengan Masjid

    5. Tau’iyah dengan tulisan

    6. Risalah Muharam

    7. Pemasangan Spanduk

    8. Membersihkan masjid

    9. Menyantuni anak yatim

    10. Seminar-seminar

    11. Shaum muharram



  1. Dalil-dalil Shaum ‘Asyuraa (tanggal 10 Muharram) dan Tasuu’a (tanggal 9 Muharram)


عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ قَدِمَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمَدِينَةَ وَالْيَهُودُ تَصُومُ عَاشُورَاءَ فَقَالُوا هَذَا يَوْمٌ ظَهَرَ فِيهِ مُوسَى عَلَى فِرْعَوْنَ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِأَصْحَابِهِ أَنْتُمْ أَحَقُّ بِمُوسَى مِنْهُمْ فَصُومُوا. رواه البخاري

Dari Ibnu Abbas berkata: RasululLah saw datang di Madinah, saat itu Orang Yahudi berpuasa ‘Asyura [ke 10 Muharram] mereka berkata: hari ini adalah hari di mana Musa mengalahkan Firaun. Dan RasululLah saw berkata kepada para sahabatnya: kalian lebih berhak dari mereka atas Musa, untuk itu berpuasalah.” [H.R. Bukhari]

عَنْ أَبِي قَتَادَةَ الْأَنْصَارِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُئِلَ .... وَسُئِلَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ عَرَفَةَ فَقَالَ يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ وَالْبَاقِيَةَ قَالَ وَسُئِلَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ عَاشُورَاءَ فَقَالَ يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ. رواه مسلم

“Dari Abu Qatadah al-Anshariy r.a. bahwa RasululLah saw ditanya tentang puasa hari Arafah. RasululLah saw menjawab: menghapus [dosa] setahun yang lalu dan berikutnya. [ketika] ditanya tentang puasa ‘Asyura, menjawablah RasululLah: menghapus [dosa] setahun yang lalu.” [H.R.Muslim]

أَبُوْ غَطَفَانَ يَقُولُ سَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عَبَّاسٍ يَقُولُ حِينَ صَامَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ عَاشُورَاءَ وَأَمَرَنَا بِصِيَامِهِ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّهُ يَوْمٌ تُعَظِّمُهُ الْيَهُودُ وَالنَّصَارَى فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَإِذَا كَانَ الْعَامُ الْمُقْبِلُ صُمْنَا يَوْمَ التَّاسِعِ فَلَمْ يَأْتِ الْعَامُ الْمُقْبِلُ حَتَّى تُوُفِّيَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ.رواه أبو داود

“Abu Ghathafan berkata: aku mendengar AbdulLah bin Abbas berkata: “Ketika RasululLah saw berpuasa hari ‘Asyura dan memerintahkan kami berpuasa. Mereka berkata: “Wahai RasululLah sesungguhnya hari itu adalah hari di mana Yahudi dan Nasrani mengagungkannya [Hari ‘Asyura’]. RasululLah saw menjawab: “Kalau tahun berikutnya kita akan berpuasa pada tanggaal hari sembilan. Tapi sebelum datangnya tahun berikutnya RasululLah saw wafat.” [H.R. Abu Dawud]

عَنْ حَاجِبِ بْنِ عُمَرَ عَنْ الْحَكَمِ بْنِ الْأَعْرَجِ قَالَ انْتَهَيْتُ إِلَى ابْنِ عَبَّاسٍ وَهُوَ مُتَوَسِّدٌ رِدَاءَهُ فِي زَمْزَمَ فَقُلْتُ أَخْبِرْنِي عَنْ يَوْمِ عَاشُورَاءَ أَيُّ يَوْمٍ هُوَ أَصُومُهُ قَالَ إِذَا رَأَيْتَ هِلَالَ الْمُحَرَّمِ فَاعْدُدْ ثُمَّ أَصْبِحْ مِنْ التَّاسِعِ صَائِمًا قَالَ فَقُلْتُ أَهَكَذَا كَانَ يَصُومُهُ مُحَمَّدٌ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ نَعَمْ.رواه الترمذي

Dari Hajib bin Umar, dari Hakam bin A’raj, berkata: aku menjumpai Ibnu Abbas, dan dia berbantalkan sorban di sekitar sumur Zam-zam, aku berkata: beritahu aku tentang hari ‘Asyura pada hari apa RasululLah saw. puasa, Ibnu Abbas menjawab apabila kamu melihat bulan Muharram hitunglah, berpuasalah di hari kesembilannya aku bertanya lagi demikiankah RasululLah saw berpuasa? Ibnu Abbas menjawab: “ya.”” [HR. Tirmidzi]

  1. Penutup

Semoga Allah memberi kekuatan kepada kita, untuk senantiasa menghidupkan ruh umat, agar dapat hidup bersama dengan Allah dalam segala keinginan dan aktivitasnya.


Peristiwa Bersejarah Di Bulan Muharram

Oleh: Dr. Ikmal

Bulan Muharam merupakan bulan keberkatan dan rahmat kerana bermula dari bulan inilah berlakunya segala kejadian alam ini. Bulan Muharam juga merupakan bulan yang penuh sejarah, di mana banyak peristiwa yang berlaku sebagai menunjukkan kekuasaan dan kasih sayang Allah kepada makhluk-nya.

Pada bulan ini juga, Allah mengurniakan mujizat kepada Nabi-Nabi-nya sebagai penghormatan kepada mereka dan juga limpah kurnianya yang terbesar iaitu ampunan dan keredhaan bagi hambanya. Sebagai tanda kesyukuran kepadanya, maka hamba-hambanya mempersembahkan ibadah mereka (antara mereka dengan Allah) sebagai hadiah kepada Allah, namun dengan itu, masih belum dapat lagi membalas kurniaan Allah yang sungguh bernilai.

Said bin Jubair dari Ibnu Abbas r.a berkata: Ketika Nabi saw baru berhijrah ke Madinah, maka mereka dapati kaum Yahudi berpuasa pada hari Asyura (10 Muharam). Maka mereka pun bertanya kepada kaum Yahudi tentang puasa mereka itu. Mereka menjawab, "Hari ini Allah SWT memenangkan Musa dan Bani Israel terhadap Firaun dan kaumnya, maka kami berpuasa sebagai mengagungkan hari ini. Maka sabda Nabi saw: "Kami lebih layak mengikuti jejak langkah Musa dari kamu."

Maka Nabi saw pun menyuruh para sahabat agar berpuasa. Antara lain kelebihan 10 Muharam ialah barangsiapa yang melapangkan rezeki pada keluarganya, maka Allah akan meluaskan rezekinya sepanjang tahun ini. Terdapat juga sebuah hadis meriwayatkan, "Barangsiapa yang berpuasa pada hari Asyura, maka dapat menebus dosa satu tahun." Maksud hadis ini ialah hari yang kesepuluh Muharam (Asyura) merupakan hari dan bulan kemuliaan kerana pada sesiapa yang berpuasa pada hari inilah, Allah membersihkan dan menebus dosa-dosa mereka yang lampau.

Bulan Muharam merupakan satu-satunya bulan yang teristimewa kerana banyak peristiwa yang bersejarah berlaku pada bulan ini disamping ganjaran pahala yang besar kepada sesiapa yang beribadah pada bulan ini sepertimana terdapat dalam satu hadist. "Sesiapa yang berpuasa pada hari Asyura (10 Muharam), maka Allah akan memberi kepadanya pahala sepuluh ribu malaikat dan juga akan diberi pahala sepuluh ribu orang berhaji dan berumrah dan sepuluh ribu orang mati syahid. Dan sesiapa yang mengusap kepala anak yatim pada hari Asyura, maka Allah akan menaikkan dengan tiap anak rambut satu darjat. Sesiapa yang memberi buka puasa pada semua umat Muhammad saw dan mengenyangkan perut mereka." Sahabat pun bertanya, "Ya Rasulullah, Allah telah melebihkan hari Asyura, dan menjadikan bukit dari lain-lain hari." Jawab Rasulullah, "benar, Allah telah menjadikan langit dan bumi pada hari Asyura, dan menjadikan bukit-bukit pada hari Asyura dan menjadikan laut pada hari Asyura dan menjadikan Loh Mahfuz dan Qalam pada hari Asyura dan juga menjadikan Adam dan Hawa pada hari Asyura, dan menjadikan syurga dan neraka serta memasukkan Adam ke syurga pada hari Asyura, dan Allah menyelamatkannya dari api pada hari Asyura dan menyembuhkan dari bala pada Nabi Ayub.

Pada hari Asyura juga Allah memberi taubat kepada Adam dan diampunkan dosa Nabi Daud, juga kembalinya kerajaan Nabi Sulaiman pada hari Asyura dan kiamat akan terjadi pada hari Asyura." Maka pada hari itu ( 10 Muharam) Nabi Adam dan Nabi Nuh a.s berpuasa kerana bersyukur kepada Allah kerana hari itu merupakan hari taubat mereka diterima oleh Allah setelah beratus-ratus tahun lamanya memohom keampunan.

Pada hari itu juga, hari pembebasan bagi orang-orang Islam yang telah sekian lama dikongkong oleh Firaun, di mana hari itu mereka diselamatkan dari kejahatan dan kezaliman Firaun yang selama ini mengancam agama dan menggugat iman mereka. Dengan tenggelamnya Firaun, Haman, Qarun dan istana mereka bererti berakhirlah sudah kezaliman musuh-musuh Allah buat masa itu. Terselamatlah tentera Nabi Musa dari musuh dengan mukjizat yang Allah berikan, maka mereka berpuasa kerana kesyukuran yang tidak terhingga kepada Allah swt.

Banyak peristiwa bersejarah yang berlaku pada 10 Muharam ini, di mana pada hari inilah, Allah telah memuliakan Nabi-Nabi dengan sepuluh kehormatan.

  1. Setelah beratus-ratus tahun meminta ampun dan taubat pada Allah, maka pada hari yang bersejarah 10 Muharam inilah, Allah telah menerima taubat Nabi Adam. Ini adalah satu penghormatan kepada Nabi Adam a.s.
  2. Pada 10 Muharam juga, Nabi Idris a.s telah di bawa ke langit, sebagai tanda Allah menaikkan darjat baginda.
  3. Pada 10 Muharam, tarikh berlabuhnya perahu Nabi Nuh a.s kerana banjir yang melanda seluruh alam di mana hanya ada 40 keluarga termasuk manusia binatang sahaja yang terselamat dari banjir tersebut. Kita merupakan cucu-cicit antara 40 keluarga tadi. Ini merupakan penghormatan kepada Nabi Nuh a.s kerana 40 keluarga ini sahaja yang terselamat dan dipilih oleh Allah. Selain dari itu, mereka adalah orang-orang yang engkar pada Nabi Nuh a.s.
  4. Nabi Ibrahim dilahirkan pada 10 Muharam dan diangkat sebagai Khalilullah (kekasih Allah) dan juga hari di mana baginda diselamatkan dari api yang dinyalakan oleh Namrud. Nabi Ibrahim diberi penghormatan dengan Allah memerintahkan kepada api supaya menjadi sejuk dan tidak membakar Nabi Ibrahim. Maka terselamatlah Nabi Ibrahim dari angkara kekejamanNamrud.
  5. Pada 10 Muharam ini juga Allah menerima taubat Nabi Daud kerana Nabi Daud merampas isteri orang walaupun bagainda sendiri sudah ada 99 orang isteri, masih lagi ingin isteri orang. Oleh kerana Nabi Daud telah membuatkan si suami rasa kecil hati, maka Allah turunkan dua malaikat menyamar sebagai manusia untuk menegur dan menyindir atas perbuatan Nabi Daud itu. Dengan itu sedarlah Nabi Daud atas perbuatannya dan memohon ampun pada Allah. Sebagai penghormatan kepada Nabi Daud a.s maka Allah mengampunkan baginda pada 10 Muharam.
  6. Pada 10 Muharam ini juga, Allah mengangkat Nabi Isa ke langit, di mana Allah telah menukarkan Nabi Isa dengan Yahuza. Ini merupakan satu penghormatan kepada Nabi Isa daripada kekejaman kaum Bani Israil.
  7. Allah juga telah menyelamatkan Nabi Musa pada 10 Muharam daripada kekejaman Firaun dengan mengurniakan mukjizat iaitu tongkat yang dapat menjadi ular besar yang memakan semua ular-ular ahli sihir dan menjadikan laut terbelah untuk dilalui oleh tentera Nabi Musa dan terkambus semula apabila dilalui oleh Firaun dan tenteranya. Maka tenggelamlah mereka di Laut Merah. Mukjizat yang dikurniakan Allah kepada Nabi Musa ini merupakan satu penghormatan kepada Nabi Musa a.s
  8. Allah juga telah menenggelamkan Firaun, Haman dan Qarun serta kesemua harta-harta Qarun dalam bumi kerana kezaliman mereka. 10 Muharam, merupakan berakhirnya kekejaman Firaun buat masa itu.
  9. Allah juga telah mengeluarkan Nabi Yunus dari perut ikan setelah berada selama 40 hari di dalamnya. Allah telah memberikan hukuman secara tidak langsung kepada Nabi Yunus dengan cara ikan Nun menelannya. Dan pada 10 Muharam ini, Allah mengurniakan penghormatan kepada baginda dengan mengampun dan mengeluarkannya dari perut ikan Nun.
  10. Allah juga telah mengembalikan kerajaan Nabi Sulaiman a.s pada 10 Muharam sebagai penghormatan kepada baginda. Dengan itu, mereka berpuasa dan beribadah kepada Allah sebagai tanda kesyukuran kepada Allah swt. Nabi saw telah bersabda dengan maksudnya: "Saya dahulu telah menyuruh kamu berpuasa sebagai perintah wajib puasa Asyura, tetapi kini terserahlah kepada sesiapa yang suka berpuasa, maka dibolehkan berpuasa dan sesiapa yang tidak sukar boleh meninggalkannya."

Begitulah sabda Rasulullah di mana puasa pada hari Asyura ini sangat-sangat dituntut. Kalau tidak memberatkan umat baginda, maka diwajibkan. Oleh kerana takut memberatkan umatnya, maka hukumnya adalah sunat. [mdrhightech111@yahoo.com/pkpu]

Selasa, 23 Desember 2008

Mudzakaroh Asatidz wa Asatidzah

Ust Herwan, Ketua Zona Da'wah I, sedang membuka acara

Sukaraja, Ahad, 21 Desember 2008.
Alhamdulillah. Mudzakaroh Asatidz wa Asatidzah se Kecamatan Sukaraja dan Sekitarnya telah terlaksana di Aula Kantor Kecamatan Sukaraja, dengan IKADI sebagai penyelenggaranya.
Acara diikuti oleh 40 asatidz dan asatidzah Sukaraja dan sekitarnya.
Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan Tilawah Al Qur'an oleh santri Pondok Pesantren Al Himmah, Ali Zarwo Edi (telah hafal 10 Juz). Pembukaan acara dilakukan oleh sekretaris Ikatan Da'i Indonesia (IKADI) yang juga pemateri pertama, Ust Romdhoni. Materi pertama adalah Urgensi Syahadatain. Materi kedua adalah Ghozwul Fikri disampaikan oleh Ust. drh. Prio Indrianto. Materi ketiga bertemakan Menjadi Guru yang Menyenangkan disampaikan oleh Ust. Muhammad Ridwan. Acara ditutup oleh Ketua IKADI Kabupaten Sukabumi, Ust. Dikdik.

Sabtu, 20 Desember 2008

PLN Bantu Penghijauan di Pesantren Al Himmah


Serah terima bantuan penghijauan PLN kepada Pesantren Al Himmah. Dari kiri ke kanan: Bu Pinpin (Humas PLN Jabar-Banten), Pa Nono (Manajer PLN UPJ Sukabumi), Ust. Beni Gondana (Pimpro Penghijauan), Ust. H Asep Burhanuddin, Lc, MBA (Pimpinan Pondok Pesantren Al Himmah)
Jum'at (19 Desember 2008) merupakan salah satu sejarah dalam perkembangan Pondok Pesantren Al Himmah. Tepatnya pukul 11.00, Manajer PLN UPJ Sukabumi -mewakili PLN- menyerahkan bantuan dana untuk penghijauan 500 pohon kepada Pondok Pesantren Al Himmah.
Tahap pertama pengerjaan, telah dibuat 200 lubang untuk 200 pohon kayu dan buah. Pada tahap pertama ini akan dikerjakan pula pembuatan taman mesjid Dhorifah dan rumah pimpinan. 300 pohon lagi akan dikerjakan pada tahap berikutnya, dikarenakan harus ada pengerjaan lahan terlebih dahulu.
Pohon yang akan ditanaman termasuk tanaman produktif, penahan angin, penyimpan air. Hal ini penting karena daerah sukalarang dikenal dengan sumber mata air nya.

Pemasangan Atribut

Kamis malam (18 Desember 2008), DPC PKS Sukalarang telah memasang sekitar 200 stiker Lambang PKS dan CAD Pusat (Ust Ir. H Yudi Widiana Adia, M.Si.).
Semoga PKS tetap Bersih, Peduli dan Profesional.

Mudzakaroh Mu'alimin IKADI

Hari Ahad, 21 Desember 2008, IKADI bekerjasama dengan ZONDA 1 DPD PKS Kab. Sukabumi akan menyelenggarakan "Mudzakaroh Mu'alimin". Tempat penyelenggaraan di Aula Kantor Kecamatan Sukaraja, jam 08.00 s/d 16.00 WIB.
Peserta terdiri dari Guru-Guru TPA se- Kecamatan Sukaraja. Insya Alloh akan diikuti oleh 50 orang peserta.
Materi yang akan disampaikan, diantaranya:
1. Urgensi Syahadatain
2. Ghozwul Fikr
3. Menjadi Guru Teladan

Ketua Panitia: Ust. Herwan

Senin, 15 Desember 2008

Safari Tokoh bersama Presiden PKS


Foto 1. Ketua DPC PKS Sukalarang, Ust. Lihsan Hidayat (kanan) bersama Ketua DPC PKS Lembursitu, Ust. Bubun Bunyamin.
Foto 2. Ust. Ir. H Yudi Widiana Adia, M.Si, Ust. Ir. H Tiffatul Sembiring, Ust. Yayan Suryana, S.Pd.I.

Kota Sukabumi hajatan dengan kedatangan Preiden PKS, Ustadz Ir. H Tiffatul Sembiring.
Bertempat di Aula baru BBAT, yang dimulai jam 09.00 s/d 12.00. Dimeriahkan oleh Tim Nasyid Arroyyan.
Acara dimulai Sambutan Ketua DPD PKS Kota Sukabumi yang juga CAD No. 1 Dapil I Kota Sukabumi, Yayan Suryana, S.Pd.I. Acara selanjutnya adalah sosialisasi Undang-Undang PEMILU oleh Ketua KPUD Kota Sukabumi, didampingi oleh Sekum DPD PKS Kota Sukabumi, Ahmad Fahmi, S.Ag. yang juga CAD No.1 Dapil 2 Kota Sukabumi. Acara Ketiga Sambutan dan Pengarahan Strategi Pemenangan PEMILI '09 oleh Sekum DPW PKS Jawa Barat yang juga CAD No. 1 Dapil Sukabumi DPR RI,Ustadz Ir. H Yudi Widiana Adia, M.Si. Acara puncak adalah Sambutan dan Pengarahan dari Presiden PKS. Selanjutnya belia melantik tim SERGAP (Serbu dan Tanggap), yaitu tim yang dibentuk oleh Custemer Services DPD PKS Kota, sebagai tim inti sosialisasi PKS di Kota Sukabumi.
Acara sendiri dihadiri sekitar 1000 undangan, kader dan simpatisan PKS yang memadati gedung tempat penyelenggaraan. Kursi yang disediakan tidak mencukupi, sehingga banyak dari hadlirin yang duduk di lantai dan berdiri.
Alhamdulillah....
Semangat kader dan simpatisan dalam menghadiri acara tersebut terlihat dalam antusiasnya menghadiri acara hingga selesai. Semoga semangat ini dapat menjadi bekal dalam memenangkan PEMILU 2009.
Allohu Akbar .....!

Sabtu, 13 Desember 2008

Bersih,Peduli,Profesional

Semangat muda dalam Partai berlambang ka'bah dengan dua bulan sabit di dalamnya adalah menjadi partai yang bersih dari perilaku-perilaku yang kotor (korupsi, kolusi, nepotisme, dll). Saat ini yang dibutuhkan bangs kita adalah memiliki pelayan masyarakat (pemimpin) yang berkarakter dan berlatarbelakang bersih dari segala penyakit masyarakat (paling tidak minim sekali-red).
Peduli
, merupakan semangat dalam pelayanan. Masyarakt menantikan pemimpin/lembaga yang bisa empati terhadap nasib mereka, peduli (dengan tindak nyata) terhadap kenyataan yang dihadapi mereka.
Profesional, kader dan simpatisan PKS berupaya memberikan figur-figur pemimpin dan pelayan bagi masyarakat yang profesional pada bidangnya dalam setiap aksi yang dipersembahkan untuk bangsa tercinta ini.
Namun demikian jargon di atas tidak mengklaim bahwa kami adalah satu satunya yang bersih, satu-satunya yang peduli dan satu-satunya yang profesional. Bila saudara-saudara termasuk yang setuju dengan jargon ini, mari bergabung bersama kami. Bila saudara-saudara termasuk yang searah dengan perjuangan kami, mari bersama-sama membangun bangsa ini menjadi bangsa yang lebih maju, lebih beradab dan lebih bermoral. Bila saudara-saudara tidak setuju dengan jargon kami, jangan halangi kami untuk beribadah dalam mengabdi kepada bangsa ini dan jangan menjatuhkan kami dengan isu-isu hitam, yang nantinya hanya akan menjauhkan saudara dari masyarakat- yang semakin baik ini.
wallohu a'lam